Apalah arti sebuah nama??
Pribadi masing-masing ๐
Selembar kertas itu melambai-lambai di tampar sang angin pagi, jelas sekali tertulis satu kata dengan dua kata di bawah yang di coret segaris tinta merah. Seharusnya aku senang dengan tulisan yang tertera di kertas itu, namun entah mengapa ada segudang rasa kecewa yang bertengger di sana. Kenapa harus di akhir sekolah, kenapa harus di akhir kelulusan sekolah nama yang cukup membuatku malu itu tertera di sana.
“ If lulus “ Sapa seorang teman yang melihatku terdiam , aku mengangguk tanpa berniat menjawab dengan kata, kertas itu ku tarik ke belakang agar tak terjangkau kawan-kawan. Namun apa mau di kata, rasa penasaran dari diamku membuat mereka terus memaksa mengambil kertas itu.
“ Lulus begitu kok, kamu kenapa sih “ Para bocah yang baru lulus SD itu berkerumbul mengamati kertas hasil belajar ku selama 6 tahun ini
“ La terus kenapa dia diam saja sih “ Komentar lain dari teman-temanku, ku biarkan saja mereka berkomentar sesukanya hingga.
“ IPA “ Pekik seorang teman “ IPS kali , atau PPKN “ Lanjut komentar lain yang semakin membuatku jengkel, ku rebut paksa kertas di tangan mereka dan segera berlari meninggalkan sekelompok bocah yang masih berdengung layak segerombolan lebah.
“ Mak “ Teriakku lantang saat tiba di rumah dengan nafas ngos-ngosan “ Mak, “ Teriakku sekali lagi setelah tak menemukan wanita itu di seluruh ruang.
“ Apa to kok teriak-teriak “ Kali ini Bapak yang menjawab dari beranda
“ Pak, kenapa sih namaku pakai P, bukanya V atau F begitu, kan malu pak “ Berondongku sambil menuju beranda dan mendapati bapak yang berlumuran oli hitam karena menservis mobilnya sendiri
“ Apa yang P sih “ Bapak akhirnya berdiri setelah ku merengek-rengek
“ Ini lo, namaku kok pakai P “ Ucapku berkaca-kaca
“ Sembarangan, wong di akte jelas tertulis F kok jadi P sih “ Mamak yang datang ikut nimbrung, ia merebut kertas yang aku bawa
“ Iki bagaimana to pak “ Tanya ibu sambil menunjukkan kertas hasil kelulusan sekolahku pada Bapak
“ Lah guru kamu iku bagaimana sih , bentar tak ganti baju sekarang kita ke sekolah “ Bapak segera ambil sikap
Dan benar saja, entah bagaimana cara membaca guruku itu hingga huruf F menjadi P, dengan itu terpaksa pula semua berkasku tertunda dan menjadi yang terakhir menerima berkas dari sekolah.
Itu hanyalah sekelumit kesalahan dalam sebuah panggilan namaku, bahkan hingga kini tak banyak yang benar menuliskan namaku. Untuk arti aku tidak terlalu paham dengan itu, kata seorang ustad kata Ifa itu mungkin berasal dari kata Ifa yang berarti hal baik, sedang dalam bahasa Jepang adalah baik. Tapi lebih tepatnya saya juga kurang yakin dengan hal itu. Namun apalah arti sebuah nama, bukanlah itu tergantung dari sikap dan perilaku sang pemilik nama itu sendiri. Selain itu, semakin ke sini nama yang cukup tidak pasaran itu jarang terpakai, apalagi di negara Taiwan yang masih keturunan Cina. Mereka seenak udelnya mengganti nama tanpa membuat “ jenang merah “.
Bahkan saat masih duduk di bangku beranjak dewasa, dimana kala lagi maraknya cinta monyet di antara teman. Seorang Cina yang bermarkas di bagian kecil Indonesia memberiku nama ็ฎ็ฎ(ai ai ) mungkin maksudnya sangat pendek atau apalah itu. Mengingat kala itu tubuhku lebih mungil di banding kawan seumuranku bahkan hingga detik ini, namun untuk menghibur ku lelaki berkulit putih itu membuat penulisan lain ๆ็ฎ ai ay( Cinta Pendek ) yang berarti cinta sementara di dunia, cinta yang tak kekal dan hanya bersifat sebentar saja. Lebih tepatnya cinta abadi hanya milik sang maha kuasa bukan.
Seorang majikan baik di negeri Formosa ini sangat senang menyebut ku Yani, Ya (้ )yang berarti anggun, Ni( ๅฆฎ ) ๅฅณ (perempuan )ๅฐผ( dari kata ๅฐๅฐผ yang berarti Indonesia ) jadi mungkin pengartian nama Yani menurut mereka adalah wanita Indonesia yang anggun ๐
Tentunya keistimewaan arti sebuah nama kembali lagi pada pribadi masing-masing-masing, bahkan sekalipun tidak pernah tahu arti dari sebuah nama. Tidak menutup kemungkinan untuk menjadi sebuah segaris nama yang di kenang sebagai kebaikan, kepahlawanan atau sesuatu yang tidak dapat di lupakan banyak orang tentunya. Cukup banyak bukan nama-nama tokoh besar yang cukup unik namun di kenang sepanjang masa, di puja bahkan tak pernah terlupakan. Jadi bagi kalian yang tidak tahu atau tidak menemukan arti dari nama masing-masing, setidaknya buatlah ia menjadi sebuah arti yang dapat di kenang banyak orang. Dengan begitu, nama unikmu tentu akan memiliki arti yang luar biasa bukan. Selamat menggoreskan pena kawan, jangan pernah merasa kerdil walau banyak yang lebih tinggi di luar sana, yakinlah menjadi pribadi yang menghargai dan mencintai diri sendiri apa adanya, dengan begitu maka orang di sekitarmu juga akan mulai mempertimbangkan dirimu. Selamat berkarya ๐



Salam kenal mbaaaa, hihih lucu baca cerita F jadi P. Kalau orang sunda ini sih hal lumrah banget. Papah ku aja Panda jadi Fanda. Fanta jadi panta. :)))
BalasHapusSalam kenal juga mbak, wahh pas jaman itu ya malu lah, apalagi jadi di lanjutin nama pelajaran lain kan hhee... makasih udah mampir ya ๐
Hapushai mba Ifa, salam kenal... kanjinya cinta di Mandarin sama Jepang sama ya.. karena di Jepang pun cinta disebut Ai ๆ :)
BalasHapusIya mbak hanya saja di Jepang lebih ngetrent kata ๆใใฆใ/ใใใใฆใ ( aisiteru) kalau Cina ๆๆไฝ ( wo ai Ni ) dan tulisan Cina sama Jepang banyak yang sama, beda pengucapan dan artinya juga sih hhee...
HapusSalam kenalll mba Ifa. Lucuu gambarnya hihi
BalasHapusSalam kenal juga mbak Jihan maaf ya baru balas,gambar dari Google itu, semangat terus ๐
HapusHai Mba Ifa, hal yang sama masih sering terjadi sama aku sampe saat ini. Fitri jadi Pitri bahkan Pipit. Rasanya gemes gimana gituuu klo ada yang manggil salah sebut huruf gtu, tapi lucu sih ahaha
BalasHapusSalam kenal juga mbak fitri, malah bagus ya... setidaknya jadi terkenal dengan banyak nama... ๐
HapusNamaku juga sampai sekarang salah Mbak di ijazah, makanya kalau inget kesel hehe but it's okay lah ya. Intinya sekarang, bagaimana caranya kita membuat sejarah yang baik dan bermanfaat bagi hidup kita kelak :)
BalasHapusEh kok g di benerin mbak,,, kalau kerja di pemerintah jadi masalah ya kayak nya ๐, iya bener bange itu semangat
HapusPas baca, sempet senyum pasti itu gurunya urang Sunda. Baca F jadi P. Fanta ya bukan Panta ๐ duuh iklaan si akunya wkwwkkw. Btw jadi belajar juga ini bahasa Jepang. Waktu SMA pernah belajar sekarang udah kertas kosong di otak ๐คฃ๐คฃ๐คฃ. Salam kenal ya mba IFA. ๐
BalasHapusSalam kenal kembali mbak meywa,namanya keren maaf belum sempat ngintip blognya.. entahlah mungkin gurunya lagi ingin bercanda ๐
HapusSalam kenal Mba Ifa. Ceritanya seru. Teringat anakku yang sering komplain kenapa namanya terlalu panjang hehe. Sukses selalu Mba
BalasHapusLucu ceritanya...emang ya lidah orang Indonesia sering kesleo
BalasHapusI love you adik comel. Sukses ye ๐
BalasHapus